Friday, February 5, 2016

Integritas

Apakah kita dapat dipercaya? Apakah orang lain percaya pada kepemimpinan kita?
Agar dapat memberi dampak terhadap kehidupan orang lain, kita harus menjadi pemimpin yang memiliki
kredibilitas.
Pengertian Kredibilitas.
Kredibilitas adalah alasan yang masuk akal untuk bisa dipercayai. Seorang yang memiliki kredibilitas berarti dapat dipercayai, dalam arti kita bisa memercayai karakter dan kemampuannya.
Sokrates mengatakan, "Kunci utama untuk kejayaan adalah membuat apa yang nampak dari diri kita menjadi kenyataan."
Istilah "integritas" dan "kejujuran" menolong kita dalam mengartikan kredibilitas.
Integritas adalah "keadaan yang merupakan satu kesatuan dan utuh".
Istilah yang paralel artinya dengan integritas (bahasa Ibrani: "tom" atau "tomim") bisa membantu kita untuk memahaminya:
"righteousness" ('kebenaran' dalam Mzm. 7:8); "uprightness" ('kejujuran' dalam Mzm. 25:21);
"without wavering" ('tidak ragu-ragu' dalam Mzm. 26:1
NRSV, NASB, dan NIV); dan
"blameless" ('tidak bercela' dalam Mzm. 101:2 NRSV); sebanyak dua ayat dalam bahasa Ibrani memakai kata "tom", sedangkan yang lainnya diterjemahkan sebagai "integritas".
Beberapa tokoh Alkitab dalam Perjanjian Lama menunjukkan integritas mereka. Mereka adalah
Nuh (Kej. 6:9), Abraham (Kej. 17:1), Yakub (Kej. 25:27), Ayub (Ayb. 1:1, 8:2-3), dan Daud (1Rj. 9:4).
Sering kali kata Ibrani tersebut diterjemahkan menjadi "perfect" (sempurna) atau "blameless" (tak bercela).
Dalam Perjanjian Baru, kata integritas muncul hanya di Tit. 2:7 dalam kaitannya dengan pengajaran (NRSV, NIV, REB).
Perihal kesucian hati atau pikiran tertuang dalam Mat. 5:8, 6:22; Yak. 1:7, 8:4-8 (Holman Bible Dictionary).
"Honesty" (kejujuran) berarti 'keadilan dan keterusterangan suatu tindakan'. King James Version sering kali menggunakan "honesty" atau kata-kata lainnya yang serupa arti, sedangkan
terjemahan modern memakai kata lain, seperti "honorable/honorably" (sopan dalam Rm. 13:13, Flp. 4:8, Ibr. 13:18, 1Ptr. 2:12);
"noble" (mulia dalam Luk. 8:15, Rm. 12:17); "dignity"
(kehormatan dalam 1Tim. 2:2); dan "properly" (dengan sopan dalam 1Tes. 4:12).
Orang yang "memiliki reputasi jujur" adalah orang yang terkenal baik (Kis. 6:3, NRSV; Holman Bible Dictionary).
Para pemimpin memenangkan respek dan kepercayaan bila mereka melakukan apa yang benar,
memberi masukan bagi para pengikut, memberikan telinganya untuk mendengarkan, memberi
pujian bila pengikut bekerja dengan baik, menaati komitmen yang telah ditetapkan, saling
memercayai dan melengkapi, bersama-sama menggenapi visi, bersikap terbuka, mengatasi masalah-masalah pribadi, mengakui kesalahan, memberikan solusi-solusi yang kreatif, dan mengajar dengan baik.
Pemimpin yang kredibel memengaruhi hidup dan keputusan pengikut mereka.
Share dari pst DePan

No comments:

Post a Comment